Mediaonlinerealtimenews.com-Pangkalpinang, 29 April 2026 — Seorang mahasiswa semester 8 yang juga menjabat sebagai PJ terpilih Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Pangkalpinang,
Arnold, mengungkapkan dinamika organisasi yang Ia jalani, mulai dari keseimbangan akademik hingga budaya kritis yang kerap menuai pro dan kontra.
Dalam wawancara, Arnold menegaskan bahwa kuliah tetap menjadi prioritas utama bagi mahasiswa, sementara organisasi berada pada posisi kedua, Meski demikian, Ia menilai IMM tetap memiliki kontribusi dalam mencetak kader-kader berprestasi di lingkungan kampus.
“Yang lebih penting itu kuliah”, Organisasi menjadi pilihan kedua, tetapi di IMM juga banyak kader yang berprestasi dan potensial,” ujarnya.
Namun, Ia juga mengakui adanya dampak negatif yang menjadi perhatian, salah satunya adalah adanya kader IMM yang mengalami keterlambatan dalam menyelesaikan studi.
Hal ini dinilai dapat memengaruhi citra organisasi di mata mahasiswa (Red).
*Opini Maha siswa Stikip Muhammadiyah Babel ( bersambung )*












